Informasi Gempa  

sumber: bmkg.go.id

Webplayer  

You need Flash player 6+ and JavaScript enabled to view this video.

Jajak Pendapat  

Bagaimana Kinerja Pemerintahan Kabupaten Kepahiang Saat ini ?











Hasil

Sedang Online  

Ada 2 tamu online

Pengunjung Web  

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini192
mod_vvisit_counterKemarin196
mod_vvisit_counterMinggu Ini1734
mod_vvisit_counterBulan Ini5127
mod_vvisit_counterTotal Pengunjung463824

T.R.I.A.D Memukau Warga Kepahiang

PDFCetakEmail

Band Rock TRIAD tampil memukau dihadapan ribuan warga Kepahiang. Kendati diguyur hujan deras, tak menyurutkan warga untuk melihat secara langsung aksi panggungg Ahmad Dhani dan kawan-kawan. Pesta rakyat dalam rangka malam puncak HUT Kepahiang dan Penutuan PEDA KTNA Ke-XV di Propinsi Bengkulu tersebut dipusatkan di Lapangan Segitiga Kejaksaan Negeri Kepahiang, Minggu (17/5) malam pukul 19.00 Wib.

Sebelumnya ada aksi panggung dari band-band lokal Kepahiang antara lain Komrock dan  Panglima Band. Serta aksi memukau Sunrise Band yang mendendangkan lagi ber-genre Reggae. Konser TRIAD ini dipandu oleh MC Kondang Dina Betrasari, Novi Ariansyah dan kawan-kawan. Selain itu juga Ahmad Dhani mengajak Duet bersama Bupati Kepahiang yang menyanyikan “Lagu Sengon” hasil aransemen ulang Madu Tiga.

Aksi TRIAD juga disaksikan oleh Bupati Kepahiang Dr. Drs. H. Bando Amin C. Kader, MM. Wakil Bupati Kepahiang Bambang Sugianto, SH, M.H. Ketua dan Anggota DPRD Kepahiang. Serta Kapolres Kepahiang AKBP H. Iskandar ZA, S.Ik.

Ditulis oleh Humas dan Protokol Selasa, 19 Mei 2015 09:55
 

Raja Sengon Datang Ke Kepahiang

PDFCetakEmail

H. Aryadi alias Raja Sengon pengusaha kayu lapis dari Wonosobo, Jawa tengah. Mengunjungi Kabupaten Kepahiang. Raja Sengon tersebut disambut oleh Bupati Kepahiang Dr. Drs. H. Bando Amin C. Kader, MM di Rumah Dinas Bupati, Sabtu (16/5).

Pemilik pabrik kayu lapis atau triplek PT. Mekar Abadi Wonosobo ini bertujuan bertatap muka dengan peserta PEDA KTNA Ke-XV Se-Propinsi Bengkulu selain itu juga memacu semangat para petani untuk mengembangkan sengon didaerah masing-masing.

“Sengon ini memang membuat kita kaya. Gambar pak Bando yang tangan kiri memegang Dolar dan tangan kanan memegang Rupiah serta uang dimana-mana itu benar adanya. Saya sudah membuktikannya. Sekarang masyarakat Wonosobo punya tanah sedikit saja sudah ditanami sengon. Masyarakatnya sudah kaya dari hasil sengon,” kata H. Aryadi.

Ditambahkan Aryadi untuk sengon umur 4 tahun dengan jarak tanam 3 x 3 meter ditanam 1 hektare lahan bisa mencapai 1000 batang dengan diameter 25 cm itu dihargai Rp. 600.000,- per kubik. Dalam 1 kubik hanya diperlukan 2 batang sengon. “Oleh karena itu sengon ini sangat menjanjikan,” tambah Aryadi.

“Di Kepahiang kita akan bekerjasama dengan PT. Kepahiang Mulia Lestari akan kita bantu pemasarannya ke China, Eropa dan Timur Tengah,” tandas H. Aryadi.

Terakhir diperbarui pada Senin, 18 Mei 2015 09:03 Ditulis oleh Humas dan Protokol Senin, 18 Mei 2015 08:52
 

Wagub Buka PEDA KTNA Ke- 15 Di Kepahiang

PDFCetakEmail

Wagub Bengkulu, Sultan Bakhtiar Najamudin membuka Pekan Daerah (Peda) Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Bengkulu di Kepahiang. Pembukaan Peda KTNA ini ditandai dengan pemukulan kentongan besar yang dilakukan bersama Bupati Kepahiang, Dr. Drs. H. Bando Amin C Kader, MM pukul 10.00 WIB, Senin (11/5).

Pembukaan Peda KTNA yang digelar 11–17 Mei 2015 itu dihadiri para bupati dan wabup. Diantaranya, Bupati Seluma Bundra Jaya, Bupati Bengkulu Selatan Reskan Effendi, Bupati Mukomuko Ichwan Yunus, Wabup Kaur Yulis Suti Sutri serta Wabup Rejang Lebong Syafewi MM.

Upacara pembukaan ini dimeriahkan tari massal yang digarap Guntur Cik Aman yang melibatkan 500 penari putra-putri. Peserta KTNA berasal dari Kepahiang, Rejang Lebong, Lebong, Benteng, Kota Bengkulu, Bengkulu Utara, Mukomuko, Seluma, Bengkulu Selatan dan Kaur.

Bupati Kepahiang Beserta Wakil Guberbur Bengkulu Meninjau Lokasi PEDA KTNA Ke-15

“Peda KTNA ke-15 tahun 2015 ini diikuti 5 ribu perserta. Kegiatannya terdiri dari 7 kelompok. Yakni, upacara pembukaan, kepemimpinan dan kemandirian kelompok tani nelayan, kemitrausahaan dan jaringan informasi agri bisnis, pengembangan teknologi  dan kualitas produksi agribisnis, pengembangan wirausaha petani nelayan dan kesadaran lingkungan. Sinkronisasi program pembangunan pertanian Provinsi Bengkulu dan kabupaten,’’ jelas Ketua KTNA Provinsi Bengkulu, Suryadi.

Suryadi juga berharap pemerintah kabupaten/kota dapat menyempurnakan dan meningkatkan program dan dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan. “Selain itu, dalam menghadapi tahun politik, kami mengimbau seluruh peserta Peda KTNA 2015 menggunakan kekuatan suara mayoritas untuk memilih calon pemimpin yang berpihak pada petani, nelayan dan petani hutan. Jika para petani dan nelayan memegang komitmen ini, maka Bengkulu akan mendapatkan pemimpin yang kita dambakan,” kata Suryadi.

Ditulis oleh Humas dan Protokol Rabu, 13 Mei 2015 08:57
   
   
| Minggu, 24. Mei 2015 || Tim IT Kepahiang |